Beranda Inspirasi Belajar adalah alat penembus batas

Belajar adalah alat penembus batas

350
0
BAGIKAN

Kita tak akan pernah tau apa kesuksesan jika kita tak pernah tau apa itu kegagalan,

“Pelangi tidak bias kita lihat jika blm ada hujan dan panas matahari”  kegagalan dan

Kesuksesan adalah suatu bagian yang tidak bias di pisahkan.

Kegagalan adalah suatu proses pembelajaran diri, agar kita tau arah jalan untuk mencapai kesuksesan itu, seyogyanya kita terus dan terus belajar agar arah tujuannya semakin jelas.

Ada kisah yang sangat yang sangat sederhana namun mengandung pesan yg sangat sangat menampar  diri saya ini, yaitu dari seorang penulis Steven R covey, dan izinkan saya kembali mensharingkan kisah itu untuk para @TDABali ,

Pada suatu masa, seorang penebang pohon yang sangat kuat melamar pekerjaan ke seorang pedagang kayu. Upah yang akan diterima olehnya amat memuaskan, begitu pula dengan lingkungan kerja disana. Karena itu, si penebang kayu memutuskan untuk bekerja sebaik mungkin.

Atasan si penebang pohon memberinya sebuah kapak dan kemudian menunjukkan daerah yang harus digarap olehnya.

Di hari pertama, penebang yang kuat itu berhasil menebang 18 pohon. “Selamat!” kata bosnya. “Teruskan seperti itu ya!”. Termotivasi oleh kata-kata sang bos, di hari berikutnya si penebang mencoba lebih keras lagi, tetapi hanya bisa menebang 15 pohon.  

Bahkan di hari ketiga, dia berusaha bahkan lebih keras lagi. Tetapi, hanya berhasil menebang 10 pohon. Setiap hari, meskipun dia berusaha sekuat tenaga, jumlah pohon yang berhasil ditebangnya bertambah sedikit.

“Aku pasti kehilangan kekuatanku.” pikir si penebang. Dia lalu pergi menghadap bosnya dan meminta maaf, dan mengatakan bahwa dia tidak mengerti apa yang sedang terjadi.

“Kapan terakhir kali kamu mengasah kapakmu?” tanya pedagang kayu.

“Mengasah?” saya tidak punya waktu untuk mengasah kapak. Saya terlalu sibuk menebang pohon…”

Nah fren, dari cerita diatas, kita mungkin ambil satu kesimpulan, kadang dengan kesibukan kita yang sangat menjadikan kita lupa apa yang namaya “belajar”

Pernahkah bro sis, menyempatkan waktu untuk belajar

Pernahkah kita menyadari bahwa kita masih banyak yang harus dipelajari

Hanya karna kita berfikir …….tak ada waktu padahal waktu berputar sangat cepat dan tanpa disadari apa yang sekarang kita kerjakan akan kalah oleh waktu seperti halnya hp nokia yg saat itu sudah super canggih, tp lihatlah sekarang bagaimana Blackberry biasa menguasai pasar

Asah lah kapak kita secara berkala, dan alhamdulliah sekarang ada komunitas untuk mengasah kapak kita yaitu TDA, kita bias belajar, member, menerima dll

So jangan tunda lagi untuk meluangkan waktu, tenaga dan pikiran kita untuk mengasah kapak kita, apapun bidang pekerjaan nya, karna dunia kita sedang berlari sangat cepat dan siapa aja yang lambat maka hanya akan jadi sejarah tanpa arti.

Mohon maaf bila ada salah penulisan, semoga bermanfaat

Salam sukses

Fajar – Qmedia

@qmediabali

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here